5 Tips Work Life Balance Kerja Bagi Laboran dan Analis Kimia

Halo labmate! Memiliki pekerjaan dan kehidupan pribadi yang seimbang atau work life balance adalah keinganan jutaan orang di dunia termasuk juga pekerja industri, ilmuan, laboran maupun analis kimia yang memiliki pekerjaan sehari-hari di Laboratorium.

Laboratorium uji adalah tempat dilakukan pengujian atau analisa untuk mengetahui sejumlah kadar suatu zat tertentu (analit) dalam sampel dengan metode tertentu sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Peningkatan kebutuhan akan analisa yang semakin tinggi memungkinkan analis laboratorium untuk bekerja lebih keras untuk memberikan hasil uji yang akurat, cepat dan mampu dipertanggung jawabkan secara hukum dan teknis.

Meski sudah dibebankan dengan tanggung jawab teknis seperti melakukan analisa sesuai prosedur yang akurat dan presisi serta menjamin pengujian dilakukan dengan Quality Control atau pengendalian mutu analisa.

Namun analis atau pekerja di laboratorium masih saja dibebankan dengan pekerjaan administratof yang berulang seperti pengelolaan dokumen, input data, pencatatan log book dan pengelolaan berbagai dokumen itu yang seringkali menjadi beban tersendiri bagi analis diluar proses analisa itu sendiri.

Hal ini gak jarang menuntut personel lab perlu bekerja lebih keras hingga lembur demi mengejar deadline analisa, sehingga membuat pekerja di lab mudah stress, jenuh dengan pekerjaannya yang berulang dan secara langsung akan mempengaruhi kinerja dan keberlangsungan operasional perusahaan.

Nahh…

Supaya labmate yang tiap harinya cuma liat instrument, alat gelas dan bahan kimia ini tetaplah waras menghadapi tumpukan sampel yang semakin hari semakin menggunung itu, simak yuk artikel mengenai beberapa tips Work Life Balance Bagi Personel Laboratorium di bawah ini! supaya kerjaan labmate anti stress dan mampu bekerja lebih produktif dari sebelumnya.

Tips Work Life Balance Bagi Personel Laboratorium!

1. Atur jadwal dengan bijak

Utamakan kerjakan sampel yang urgent dan mudah dikerjakan terlebih dahulu. Untuk sampel dengan preparasi dan waktu tunggu yang lam dapat dikerjakan sambil melakukan pekerjaan yang mudah seperti input data, dll.

2. Komunikasi dan kolaborasi

Komunikasikan dengan rekan satu divisi dan atasan tentang beban kerja dan perencanaan analisa sampel. Menjadwalkan meeting singkat untuk kordinasi dan pembagian jadwal kerja yang realistis dan berbagi tanggung jawab setiap hari dapat meningkatkan relasi yang baik antar tim dan analis agar bekerja lebih solid dan jauh dari stress.

3. Manfaatkan waktu luang untuk bersenang-senang 

Bosen kan tiap hari ketemunya sama labu ukur, instrumen dan bahan kimia terus? Coba manfaatkan waktu luang dengan melakukan hobi dan hal-hal menyenangkan, seperti berburu tiket konser, baca buku, atau sekedar hangout bareng temen-temen lama. 

4. Prioritaskan kesehatan fisik dan mental

Jaga kesehatan fisik dan mental Anda dengan rutin berolahraga, menjaga pola makan yang sehat, tidur yang cukup, dan mengatur waktu untuk relaksasi. Kesehatan yang baik akan membantu Anda tetap energik, berfokus, dan efektif dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-hari.

5. Manfaatkan teknologi dan otomasi

Gunakan teknologi dan perangkat lunak yang ada untuk mempercepat dan menyederhanakan tugas-tugas rutin di laboratorium. Dengan mengotomatiskan beberapa tugas, Anda dapat menghemat waktu dan energi yang berharga, sehingga dapat memperluas waktu yang tersedia untuk kehidupan pribadi.

Bye bye stress!  Kelola beribu sampel dan dokumen di laboratorium hanya dengan satu aplikasi.

Memperkenalkan GELIS (Genius Lab Intelligence System) sebuah aplikasi manajemen Laboratorium yang mampu melakukan pengelolaan sampel di laboratorium secara terintegrasi mulai dari penerimaan sampel, sampling, analisa, hingga melakukan penerbitan laporan hasil aji dapat dilakukan secara real time dengan satu aplikasi.

Pelajari lebih lanjut mengenai GELIS

Demo aplikasi GELIS bagi laboratorium uji dan laboratorium QC.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">html</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*